Make your own free website on Tripod.com

KOLEKSI ARTIKEL SENJA'S

============================================================= ==============================================================

TEKNOLOGI

TIPS & TRIKS

HUMOR

RAMALAN

LAINNYA
Database sumber :

Mailing list.

  • Ch Islamica
  • Lab TK STI&K
  • Semarang
  • Humor Indonesia

Website.

  • Era muslim
  • Pesantren Virtual
  • Pesantren Online
  • Manajemen Qolbu
  • Angkasa Online
  •  

E -mail.

  • Senja08
  • Mypowers
  • Muslimpowers
:: Kembali ke menu
  •  
  •  
Tentang seorang anak


Darsono, Wardi, Sugeng dan Jono janjian mengadakan reuni di
sebuah
restoran. Sambil makan, mereka berempat berbincang bincang
sambil
bernostalgia.
Setelah makan Darsono pamit meninggalkan teman temannya
sebentar untuk
nyanyi karaoke, "minta lagu apa Rek? Last Kiss tah?"

Sambil mendengarkan Darsono nyanyi, teman-temannya
melanjutkan obrolan
mereka. "Bagaimana anak anakmu Geng?" tanya Wardi ke
Sugeng,
Sugeng bercerita "Oo, baik baik saja, anak saya kan dua.
Yang cewek
ikut suaminya jadi Kapolres di Medan. Sedangkan yang cowok
sudah jadi
boss, pabriknya dua, pabrik sepatu dan pabrik mie. Tapi ya
gitu...., saya
yang jadi bapaknya aja ndak pernah dibelikan motor sama
sekali, eeeh...pas
kemarin pacarnya ulang tahun dibelikan BMW 318 gress."
"Lha kalau anakmu War?" Wardi pun bercerita, "Anakku tiga
cowok
semua, yang dua kerja di Amerika, yang bonthot sekarang
sudah jadi
direktur developer rumah. Tapi agak gendeng juga anak saya
yang bonthot
ini.
Rumah bapaknya sudah doyong dibiarkan aja, tapi waktu
kemarin pacarnya
ulang taun dibelikan rumah baru.

Kalau kabar anakmu bagaimana Jon?" Sekarang Jono yang
cerita, "Anak
saya empat, cowok satu, cewek tiga. Sekarang sudah pada
mandiri.
Yang paling sukses ya anakku yang cowok. Sekarang jadi
pialang saham.
Cuman ya agak nggak bener juga. Lha... saya ini nggak
pernah di kasih
uang sama sekali, tapi kemarin waktu pacarnya ulang tahun
di kasih deposito
100
juta".

Setelah Jono cerita, Darsono selesai karaoke, "Nyritain apa
sih Rek?".
"Ini lho Dar, pada nyritain anaknya, gimana anakmu Dar?"
tanya Jono.
Setelah nyalain rokok, Darsono mulai cerita, "Anakku cuma
satu, tapi
payah. Aku ingin dia jadi ABRI, eeeh malah jadi bencong.
Sudah lima tahun dia buka salon, dari dulu sampek sekarang
ya teteeep
aja nyalon. Tapi meskipun bencong dia tetep anak ku.
Apalagi dasarnya
anaknya itu baik, pergaulannya luas dan sayang sama
bapaknya. Setiap
dapat rejeki saya pasti diberi.

Kemarin pas dia ulang tahun, ada temannya yang ngado BMW
318 gress,
rumah baru, dan deposito 100 juta. Dia bilang semua itu
buat bapak saja,
dia
tetep seneng buka salon saja katanya. Lha... saya ya seneng
sekali,
kalau ndak gitu.... mana bisa saya nraktir kalian semua.
Lha mobil yang
saya pake untuk nganterin kalian itukan dari anak saya
juga"
Wardi, Sugeng, Jhono "heeeee...... ????? opo..... ????"

 

 

Halaman selanjutnya >>>